banner 728x250
Papua  

Solidaritas Nyata dari Timur: GPI Papua Menyerahkan Bantuan Diakonia untuk Korban Bencana di Tiga Provinsi Sumatera

Penyerahan Bantuan Diakonia oleh Pdt. Donald E. Salima kepada Pdt. Mikha Purba (HKBP)

banner 120x600

MERAUKE – Di tengah sorotan isu-isu nasional, sebuah aksi solidaritas lintas pulau dan budaya muncul dari ujung timur Indonesia. Gereja Protestan Indonesia di Papua (GPI Papua) secara resmi memberikan bantuan diakonia untuk masyarakat terdampak bencana ekologis di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Penyerahan bantuan ini dilakukan dalam momen penutupan Musyawarah Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) 2026, yang berlangsung di Merauke.

Bencana ekologis, seperti banjir, tanah longsor, dan dampak perubahan iklim lainnya, telah memukul sejumlah wilayah di Sumatera, mengakibatkan kerugian materi dan penderitaan bagi warga. Menanggapi situasi ini, GPI Papua mengambil inisiatif untuk mengulurkan tangan, menunjukkan bahwa rasa kemanusiaan mengatasi jarak geografis.

Baca Juga :  Dari Rp1,7 T ke Rp700 M, Apolo Safanpo Buka Fakta Tekanan Anggaran Papua Selatan

Ketua GPI Papua, Pdt. Donald E. Salima, S.Th., SE., MM., dalam pernyataannya menegaskan makna mendalam di balik bantuan tersebut. “Pemberian diakonia ini adalah bukti nyata kepedulian, perhatian, dan cinta kasih GPI Papua sebagai sesama umat dan sebangsa setanah air,” tegas Pdt. Salima. Ia menambahkan dengan penuh empati, “Duka cita dan air mata saudara-saudara kami di Sumatera adalah dukacita kami yang ada di tanah Papua. Kami turut merasakan beban yang mereka tanggung.”

Bantuan kemanusiaan dari GPI Papua secara simbolis diterima oleh Pdt. Mikha Purba, yang menjabat sebagai Kepala Biro Oikumene Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Penerimaan ini mewakili gereja-gereja dan masyarakat yang terdampak di wilayah Sumatera.

Baca Juga :  Masyarakat Adat Merauke Gugat SK Bupati di PTUN Jayapura

Dalam sambutan penerimaannya, Pdt. Mikha Purba menyampaikan penghargaan yang mendalam. “Atas nama gereja-gereja di Sumatera, saya menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga atas kebaikan hati dan rasa sepenanggungan dari GPI Papua dan seluruh umat di Papua,” ujarnya. Ia mengakhiri dengan doa dan harapan, “Tuhan menyertai dan memberkati GPI Papua dalam pelayanan oikumenisnya yang penuh kasih ini.”

Aksi sosial GPI Papua ini tidak hanya sekadar bantuan materiel, tetapi lebih dari itu, merupakan pesan kuat tentang persatuan, kesetiakawanan nasional, dan tanggung jawab bersama sebagai bangsa Indonesia. Di tengah beragamnya tantangan yang dihadapi bangsa, langkah konkret seperti ini mengingatkan akan pentingnya solidaritas untuk bersama-sama bangkit dari kesulitan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *