banner 728x250

Kado HUT Haltim Ke-23: PT Position Bersama Elemen Lintas Sektor Hijaukan Pantai Kasuari Wailukum

HALMAHERA TIMUR – Pesisir Pantai Kasuari Wailukum pada Minggu pagi, 24 Mei 2026, mendadak riuh oleh semangat ratusan pasang tangan. Di bawah semilir angin laut Maba, elemen lintas sektor bersatu padu menancapkan 1.000 bibit mangrove ke dalam lumpur pesisir pantai. Sebuah langkah nyata yang tidak hanya memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan HUT ke-23 Kabupaten Halmahera Timur, melainkan sedang meletakkan batu pertama bagi cetak biru masa depan lingkungan daerah.

Pemerintah daerah telah memproyeksikan kawasan Pantai Kasuari Wailukum ini untuk bertransformasi menjadi kawasan hijau hutan mangrove yang terintegrasi di masa mendatang. Oleh karena itu, gerakan yang dimotori oleh Karang Taruna Salawako Wailukum, Pemuda Muhammadiyah, Brigif TP 28/ Barifola, Polres Haltim serta tim External Relation & Comdev PT Position melalui program PPM ini mendapat tempat khusus di hati para pemangku kebijakan.

Baca Juga :  CAKADES YUSRI R. UMAR, MENAWARKAN GAGASAN BULI KARYA WAJAH BARU

Kekompakan tanpa sekat terlihat jelas saat 40 personel berseragam loreng dari Komando Brigif TP 28/ Bari Fola membaur bersama personel Polres Haltim, Polsek Maba Selatan, Kejaksaan Negeri Halmahera Timur, BPBD Kab. Haltim, Dinas Kominfo, Dinas Pariwisata dan beberapa dinas terkait serta berbagai organisasi kepemudaan di Halmahera Timur.

Pjs. Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Position, Jana Roesmana, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan untuk selalu memberikan dampak nyata yang positif bagi area operasionalnya.

“Melalui program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM), PT Position berkomitmen penuh untuk memberikan legacy atau warisan yang baik kepada masyarakat Halmahera Timur, khususnya yang berada di wilayah lingkar tambang kami. Kegiatan Sinergi Hijau dengan berbagai instansi dan organisasi ini menjadi fondasi yang membangun relasi dan silaturahmi kita semua. Ini harus menjadi standar kegiatan kolaborasi kita di masa yang akan datang,” ujar Jana Roesmana.

Baca Juga :  Bupati Haltim Buka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2026

Mewakili Bupati Halmahera Timur, yaitu Asisten II Setda Haltim bidang Ekonomi dan Pembangunan Bapak Nurdin Hadi mengatakan sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang diadakan oleh PT. Position semacam ini mengingat kondisi geografis Kab. Halmahera Timur khususnya Kota Maba yang sebagaian besar berada di pesisir pantai sangatlah rawan akan adanya abrasi. Mangrove sebagai salah satu tanaman yang paling efektif dalam menahan ombak di pesisir pantai.

Beliau juga menambahkan pentingnya persatuan lintas sektoral dalam menjaga kelestarian alam dengan menyampaikan. “Menanam satu pohon itu berarti menyelamatkan seribu kehidupan. Hari ini kita merangkul semua instansi untuk membangun silaturahmi dan bersama-sama melawan kerusakan lingkungan,” tambahnya hangat. Selanjutnya acara dibuka dan dilanjutkan dengan penanaman secara simbolis oleh seluruh perwakilan undangan.

Kehadiran perwakilan pemerintah daerah, pemerintah desa, komunitas pemuda, serta rekan-rekan wartawan menjadi saksi sejarah dimulainya restorasi besar-besaran pesisir Wailukum. Dengan tertanamnya 1.000 mangrove ini, mimpi melihat pesisir timur Halmahera yang asri, hijau, dan terlindungi dari abrasi kini selangkah lebih dekat menjadi kenyataan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *