banner 728x250

KAPOLRI DISURATI OLEH SENATOR DPD RI ASAL MALUKU UTARA, PENANGANAN KASUS PEMBUNUHAN DIPULAU HALMAHERA OLEH OTK

banner 120x600

Maluku Utara-beleymalut.com- Anggota DPD RI daerah pemilihan Maluku Utara, Hasby Yusuf, meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk memberikan perhatian serius terhadap maraknya kasus pembunuhan oleh orang tak dikenal (OTK) di Pulau Halmahera.

Permintaan tersebut disampaikan melalui surat resmi tertanggal 21 April 2026 yang ditujukan kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia di Jakarta.

Dalam surat tersebut, Hasby menyampaikan aspirasi masyarakat terkait meningkatnya kasus pembunuhan dan teror oleh OTK yang terjadi di wilayah Halmahera Tengah dan Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara.

Baca Juga :  Wamen Ossy Tegaskan Arah Birokrasi Kementerian ATR/BPN yang Bersih dan Berintegritas, Anugerahkan WTAB ke 11 Kantor Pertanahan

“Sejak tahun 1985 hingga 2026 telah terjadi sejumlah kasus pembunuhan di kawasan hutan Halmahera yang hingga saat ini sebagian besar belum terungkap secara tuntas,” tulis Hasby dalam suratnya.
Ia menilai, rentetan peristiwa tersebut telah menimbulkan keresahan, rasa takut, serta kecurigaan di tengah masyarakat, yang berpotensi memicu konflik sosial antarwarga.

Sehubungan dengan itu, Hasby meminta Kapolri untuk mengambil sejumlah langkah konkret, di antaranya memberikan perhatian khusus terhadap kasus-kasus pembunuhan OTK di Halmahera, serta menginstruksikan jajaran kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan penegakan hukum secara menyeluruh dan transparan.
Selain itu, ia juga mendorong peningkatan pengamanan dan perlindungan bagi masyarakat di wilayah rawan, serta pembentukan tim khusus apabila diperlukan untuk mengungkap rangkaian kasus yang telah berlangsung lama.
Hasby berharap Mabes Polri dapat segera mengambil langkah konkret guna memberikan rasa keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat, sekaligus mengembalikan rasa aman di wilayah Halmahera.
“Langkah nyata sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak terus hidup dalam ketakutan,” ujarnya.
Ia pun menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak dalam menangani persoalan tersebut secara serius dan berkelanjutan. (tim/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *