Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) secara resmi mulai mematangkan langkah-langkah strategis menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten tahun 2026. Dalam rencana besar tersebut,
Pusat kemeriahan syiar Islam ini nantinya akan dipusatkan di dua titik lokasi, yakni Desa Lolobata dan Desa Bokimaake Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi kegiatan berjalan merata dan mampu menjangkau antusiasme masyarakat luas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, menjelaskan bahwa penentuan waktu pelaksanaan saat ini masih dalam tahap verifikasi final. Hal ini berkaitan erat dengan penyesuaian jadwal terhadap agenda serupa di tingkat yang lebih tinggi.
“Estimasi kami, MTQ akan digelar pada **minggu kedua bulan Mei 2026. Namun, kami tetap menyesuaikan dengan agenda MTQ tingkat Provinsi Maluku Utara. Saat ini pemerintah daerah masih menunggu verifikasi jadwal pastinya agar tidak terjadi benturan agenda,” ujar Ricky usai memimpin rapat koordinasi di Kantor Bupati Haltim, Rabu (8/4/2026).
Dalam rapat persiapan tersebut, Pemerintah Daerah telah menyusun kerangka kegiatan yang mencakup aspek teknis hingga administratif. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah kesiapan masing-masing wilayah dalam mengirimkan delegasi terbaiknya.
Sebagai tindak lanjut nyata, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur akan segera menerbitkan surat edaran resmi yang ditujukan kepada seluruh camat di wilayah Halmahera Timur.
“Kami akan segera mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kecamatan agar proses seleksi dan persiapan kafilah di tingkat bawah dapat berjalan lebih awal. Kami ingin memastikan kualitas kompetisi tahun ini jauh lebih baik,” pungkasnya



