banner 728x250

Warga Gotowasi Gelar Shalat Istisqa di Tengah Ancaman Kekeringan

HALTIM — Di tengah musim kemarau berkepanjangan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Halmahera Timur, warga Desa Gotowasi, Kecamatan Maba Selatan, menggelar Shalat Istisqa sebagai ikhtiar memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan.

Shalat Istisqa dilaksanakan di Lapangan Aliyah Al-Ikhwan, Desa Gotowasi, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 10.45 WIT. Pelaksanaan shalat dipimpin oleh Ustadz Masrudin dan diikuti masyarakat setempat.

Kemarau yang berlangsung cukup panjang mulai berdampak terhadap berbagai aktivitas dan kebutuhan masyarakat. Kondisi cuaca panas juga meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan kebun, sekaligus memengaruhi ketersediaan air bersih di tengah masyarakat.

Melalui pelaksanaan Shalat Istisqa, warga bersama-sama memanjatkan doa dan berharap turunnya hujan dapat mengakhiri dampak kemarau yang dirasakan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga :  Wakil Bupati Halmahera Timur Pimpin Upacara Penurunan Bendera 17 Agustus

Dalam khutbahnya, khatib mengingatkan jamaah bahwa air merupakan salah satu nikmat dan rahmat Allah SWT yang sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan manusia.

Menurutnya, permohonan agar diturunkan hujan tidak hanya dilakukan melalui doa, tetapi juga harus disertai dengan memperbanyak istighfar, bertobat, bersyukur serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun hubungan antarsesama manusia.

“Istisqa bukan sekadar ritual meminta hujan. Istisqa adalah saat seorang hamba mengakui bahwa dirinya lemah dan membutuhkan pertolongan Allah,” ujar khatib dalam khutbahnya.

Khatib juga mengajak seluruh jamaah menjadikan kondisi kemarau sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan keagamaan maupun sosial.

Baca Juga :  BPBD Halmahera Timur Informasi Gempa Bumi

Jamaah diingatkan untuk senantiasa menjaga dan memperbaiki shalat, berbakti kepada kedua orang tua, menjaga lisan, mempererat silaturahmi serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat.

Selain memohon hujan, pelaksanaan Shalat Istisqa juga menjadi bentuk ikhtiar spiritual masyarakat dalam menghadapi kondisi alam yang terjadi saat ini.

Warga berharap doa yang dipanjatkan bersama dikabulkan Allah SWT dengan diturunkannya hujan yang membawa keberkahan, mengembalikan ketersediaan sumber air serta mengurangi ancaman kebakaran hutan dan kebun akibat musim kemarau.

Masyarakat juga berharap hujan yang turun nantinya dapat membawa manfaat bagi lingkungan, pertanian dan seluruh aktivitas kehidupan warga di Desa Gotowasi serta wilayah Halmahera Timur secara umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *