
Haltim-yebeymalut.com- Tim Gabungan Pemda Haltim dan Kepolisian Sisir Harga Sembako dan BBM di Kecamatan Maba, Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) bersama Polres Halmahera Timur melakukan pengawasan ketat terhadap stabilitas harga bahan pokok dan penting (bapokting) serta ketersediaan BBM di wilayah Kecamatan Maba, Selasa (21/04).
Tim gabungan yang dipimpin oleh Bidang Perdagangan Disperindagkop Haltim bersama Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Timur menyisir dua titik utama, yakni Pasar Fadeldela Buli dan SPBU Buli.
Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Fadeldela Buli, stok sembako secara umum dinyatakan aman dan tersedia, ikan juga masih dalam kategori wajar hanya saja jenis ikan dasar yang mengalami lonjakan, Selain bahan pangan, pengecekan intensif dilakukan pada ketersediaan energi. Di SPBU Buli, tercatat hanya tersedia dua jenis Bahan Bakar Minyak (BBM), yaitu Pertamax dan Dexlite.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Haltim, Usman Lalupi, menjelaskan rincian kondisi harga di lapangan. Ia menyebutkan bahwa Pertamax (subsidi) saat ini berada di harga Rp12.600 dan terpantau stabil tanpa adanya perubahan. Namun, penyesuaian signifikan terjadi pada sektor non-subsidi.
“Untuk Dexlite (non-subsidi), terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan dari sebelumnya Rp14.500 kini menjadi Rp24.150. Meski demikian, kami pastikan stok BBM di SPBU Buli masih dalam kondisi aman dan pelayanan kepada masyarakat berjalan normal tanpa antrean panjang,” ungkap Usman.
Usman Mengatakan Pemerintah Daerah Melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan UMKM akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi jika kenaikan harga sembako melonjak.



