banner 728x250

Duduki Jabatan Kadis Pertanian, Muhammad Abdullah Benahi Data Sinkronisasi RPJMD dan Visi Misi Kepala Daerah Halmahera Timur

banner 120x600
Kepala Dinas Pertanian Halmahera Timur Muhammad Abdullah SP. M.Si

HALTIM, Beleymalut.Com – Langkah cepat diambil oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Muhammad Abdullah, SP, M.Si, pasca resmi dilantik.

 

Mantan Kepala Bidang Ekonomi BP4D Haltim ini menegaskan bahwa agenda prioritas pertamanya adalah melakukan pembenahan terhadap data di lingkup Dinas Pertanian.

 

Muhammad Abdullah menyatakan bahwa akurasi data merupakan pondasi utama dalam merancang pembangunan pertanian yang berkelanjutan. Data yang valid akan diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Timur.

 

“Data adalah kunci. Untuk memastikan sebuah program berjalan sesuai rencana, kita harus memiliki data yang pasti. Data inilah yang kemudian disinkronisasikan hingga ke tingkat Pemerintah Provinsi dan Pusat,” ungkap Muhammad Abdullah.

Baca Juga :  Berlindung di Balik Perintah Kades, Oknum BPD Jual Keramik Masjid Pemberian Mendiang Beny Laos

 

Dikatakannya Pembenahan data ini juga menyasar pada pemetaan Kelompok Tani (Poktan). Dinas Pertanian akan melakukan verifikasi ketat untuk mengakomodir mana kelompok tani yang masih aktif maupun yang sudah tidak aktif.

 

” Data yang terverifikasi ini nantinya akan menjadi pegangan bersama bagi para Penyuluh Pertanian di lapangan. Dengan data yang solid, penyaluran bantuan maupun program dari Kementerian Pertanian diharapkan dapat lebih tepat sasaran dan tepat manfaat.” Ujarnya

 

Menurut sosok Magister Lulusan Universitas Hasanudin  ini kebijakan yang diambil pemerintah tidak boleh berlandaskan asumsi semata.

Baca Juga :  Kementerian ATR/BPN Buktikan Komunikasi Publik yang Berdampak, Dua Tahun Beruntun Raih Top GPR Award

 

“Dari data yang akurat maka lahirlah sebuah program. Program inilah yang harus kita selaraskan dengan RPJMD serta visi misi Bupati agar target-target pembangunan di sektor pertanian dapat tercapai secara maksimal dan terukur,” tambahnya.

 

Langkah ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan petani di Bumi Maba, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui manajemen data yang lebih profesional dan terintegrasi. Pungkasnya (red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *