banner 728x250

Kunjungan Wagub Malut di Buli Disambut Massa Aksi Dua Karang Taruna Buli Karya dan Teluk Buli

banner 120x600

Kunjungan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe di wilayah Buli mendapat perhatian masyarakat dengan adanya aksi penyambutan dari Karang Taruna Buli Karya dan Karang Taruna Teluk Buli.

Massa aksi menyampaikan berbagai aspirasi terkait persoalan lingkungan, dampak aktivitas industri, serta harapan masyarakat terhadap perhatian pemerintah daerah dan perusahaan yang beroperasi di kawasan Buli. Aksi tersebut berlangsung sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menyuarakan kepentingan warga, khususnya mengenai pengelolaan lingkungan, kesempatan kerja lokal, dan pembangunan daerah.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur diharapkan dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat serta mendorong terciptanya solusi bersama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat demi menjaga stabilitas sosial dan keberlanjutan pembangunan di wilayah Kecamatan Maba.

Ketua Karang Taruna Buli Karya M. Shuyiti Hi. Adam, menyampaikan bahwa aksi demonstrasi yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap berbagai persoalan yang terjadi di wilayah Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera Timur. Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi warga terkait isu lingkungan, dampak aktivitas industri yang di lakukan oleh perusahan Feni Haltim dan PT. Sumberdaya Arindo, serta harapan masyarakat terhadap perhatian pemerintah dan perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut.

Baca Juga :  Penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kabupaten Halmahera Timur Tahun 2026

Menurutnya, gerakan demonstrasi ini adalah perintah Undang- undang , itu sebabnya kami hadir dihadapan langsung dalam kunjungan kerja Wakil Gu bernur Maluku Utara, Demostrasi ini saya jaminkan berlangsung secara damai dan tertib sebagai bentuk penyampaian pendapat di muka umum.

Hal senada juga di sampaikan Ketua Karang Taruna Teluk Buli, Nanang Ar,  kami masyarakat Kecamatan Maba kecam keras pada PT. Feni Haltim atas kerusakan lingkungan di wilayah kami, kami juga berharap tuntutan warga di dengar langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara.

Baca Juga :  Pelantikan Berkala Cerminkan Organisasi yang Sehat, Menteri Nusron Lantik 804 Pejabat

Aktivitas PT. FENI Haltim harus berjalan dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan dan perlindungan lingkungan. Kami berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap aktivitas PT Feni Haltim karena dinilai menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan keresahan kehidupan masyarakat, ungkapnya.

Adapun tuntutan Massa Aksi dua karang Taruna tersebut sebagai berikut:
1. Kami Mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara segara evaluasi Izin pengelolaan Kawasan PT. Feni Haltim
2. Ganti dengan pengelola yang berani komitmen memulihkan dampak lingkungan.
3. Buat Rekomendasi pergantian pengelola Kawasan Industri ke Menteri ESDM Republik Indonesia.
4. Evaluasi kembali AMDAL Kawasan Industri PT. Feni Haltim.
5. Segera Hentikan Kegiatan Operasi PT. Feni Haltim di tanjung buli.
6. Pertegas Masalah Penanganan lIngkungan.
7. Cabut Izin RKAB PT. Priven lestari.
8. Copot Pak Subarwan Sakoy sebagai elit perusahan tidak bertanggung Jawab.

Baca Juga :  Menteri Nusron Menghadiri Wisuda 624 Taruna/i STPN

Bilamana tuntutan poin-poin massa aksi tidak di indahkan, maka gerakan demostrasi akan berlanjut di kemudian hari. Ungkap massa aksi, tutup. Red/tim-razzan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *