
HALTIM,Beleymalut.com – Pendidikan yang berkualitas bermula dari ruang kelas yang nyaman. Memegang teguh prinsip tersebut, PT Position melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) secara resmi menuntaskan rangkaian roadshow pendistribusian sarana belajar untuk tiga sekolah di Kecamatan Kota Maba. Program ini menyasar SMP N 3 Maba, MTsN Hasan Hairin, dan SMAN 12 Mabapura sebagai bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap peningkatan mutu pendidikan di wilayah lingkar tambang.
Langkah ini bukanlah aksi spontan, melainkan buah dari dedikasi tim Community Development PT Position yang telah melakukan penjajakan intensif sejak akhir tahun 2025. Melalui observasi mendalam, perusahaan menemukan berbagai tantangan fasilitas yang berbeda di tiap sekolah yang membutuhkan penanganan segera.
Di SMP N 3 Maba, lonjakan jumlah siswa baru pada tahun 2025 sempat menciptakan dilema, di mana satu rombongan belajar harus menjalani proses transfer ilmu dengan meja dan kursi yang tidak standar. Kehadiran mobiler sekolah ini menjadi jawaban agar para siswa dapat belajar dengan layak. Kondisi serupa namun lebih mendesak ditemukan di MTsN Hasan Hairin, di mana bertahun-tahun tanpa peremajaan sarana membuat meja dan kursi rusak berat. Sementara di SMAN 12 Mabapura, dukungan difokuskan pada pengadaan rak buku dan meja baca guna mengejar target akreditasi perpustakaan pada tahun 2027.
Dialog Tim Comdev PT Position dengan Para Guru dan Siswa MTsN Hasan Hairin berlangsung hangat pada rangkaian acara serah terima. Selasa 13 Januari 2026
Rangkaian distribusi ini mencapai puncaknya pada 13 Januari 2026 di MTsN Hasan Hairin. Kepala Sekolah MTsN Hasan Hairin, Safar Rajab, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam atas inisiatif ini.
“Selama ini, kami berupaya memberikan yang terbaik di tengah keterbatasan sarana yang sudah banyak rusak. Bantuan meubeler dari PT Position ini bukan sekadar pemberian barang, melainkan suntikan semangat bagi kami. Kini, para guru bisa mengajar dengan lebih tenang dan siswa kami tidak lagi terganggu fokusnya karena kursi atau meja yang tidak memadai. Ini adalah bentuk nyata sinergi yang kami harapkan,” ujar Safar Rajab.
Senada dengan hal tersebut, Rustan Abdullah selaku perwakilan Komite Sekolah sekaligus Kepala Dusun Desa Maba Sangaji yang mewakili pemerintah desa, menekankan pentingnya peran sektor swasta dalam pembangunan SDM lokal.
“Sebagai bagian dari komite dan pemerintah desa, kami melihat PT Position benar-benar mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan dasar di akar rumput. Kami tidak ingin anak-anak di Kota Maba tertinggal hanya karena fasilitas sekolah yang minim. Dukungan ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan putra-putri kami, dan kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut ke aspek pendidikan lainnya,” tegas Rustan.
Hendy Wahyu, Tim Community Development PT Position menegaskan bahwa setiap masukan yang diserap selama proses serah terima ini akan menjadi bahan evaluasi penting untuk program tahun 2025 yang sedang berjalan, serta menjadi rujukan utama dalam perancangan program PPM tahun 2026. PT Position berkomitmen untuk terus berjalan beriringan dengan dunia pendidikan demi mencetak generasi emas dari tanah Kota Maba.




