banner 728x250

Cuaca Extrem Awal Tahun 2026, BPBD Haltim Himbau Masyarakat Waspada

banner 120x600

HALTIM,BM.com – Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) mengeluarkan peringatan dini bagi seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan 6 sampai 9 Januari 2026

 

Peringatan ini menyusul rilis resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai adanya potensi bibit siklon tropis yang dapat memicu hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang di wilayah Maluku Utara, termasuk Halmahera Timur.

 

 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Halmahera Timur, Darso Gadjal, menegaskan bahwa fenomena cuaca ini berpotensi menimbulkan dampak ikutan seperti banjir luapan sungai, tanah longsor di area perbukitan, hingga gelombang tinggi yang membahayakan aktivitas pelayaran.

Baca Juga :  Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan

 

“Berdasarkan informasi BMKG, ada dinamika atmosfer yang memicu potensi cuaca buruk. Kami mengimbau warga, terutama yang bermukim di bantaran sungai dan wilayah pesisir, untuk lebih mawas diri,” ujar Darso saat memberikan keterangan, Selasa (06/01/2026).

 

 

Dikatakan Darso guna meminimalisir risiko bencana (mitigasi), Kalaksa Darso Gadjal menekankan beberapa poin penting kepada masyarakat dan perangkat desa diminta tidak mudah termakan isu hoak dan selalu merujuk pada informasi cuaca dari kanal resmi BMKG atau BPBD

 

“Saat terjadi angin kencang, warga diimbau tidak berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan yang rentan roboh.

Bagi para nelayan dan operator transportasi laut, diharapkan menunda aktivitas melaut jika kondisi gelombang menunjukkan tanda-tanda berbahaya” ujar Darso

Baca Juga :  Survey Kepuasan Masyarakat dan Survey Persepsi Anti Korupsi Periode Januari 2026 Kantor Pertanahan Kabupaten Halmahera Timur

 

Dirinya juga Mengajak warga untuk gotong-royong memastikan saluran drainase tidak tersumbat sampah demi mencegah luapan air ke pemukiman.

 

Darso menambahkan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) selama 24 jam untuk memantau titik-titik rawan bencana di seluruh kecamatan di Halmahera Timur.

 

“Kami terus melakukan pemantauan intensif di lapangan. Jika terjadi situasi darurat, segera lapor ke petugas di tingkat desa atau langsung ke pusat kendali operasi BPBD agar langkah penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat,” pungkasnya.

 

Baca Juga :  Partai Gerinda Resmi Buka Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati Halmamera Timur 2024

Informasi BPBD Halmahera Timur Dapat Menghubungi No : 0812-8576-2611 ( Kalaksa BPBD Darso Gadjal) 0852-8295-0318 ( TRC Rusdyanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *