banner 728x250

30 Orang Di Halmahera Timur Positif HIV/AIDS

banner 120x600

HALTIM,BM,Com _  HIV/AIDS di Kabupaten Halmahera Timur tercatat mencapai 30 kasus. Data tersebut berdasarkan data Dinas Kesehatan Halmahera Timur Bidang  Pencegahan dan Pengendalian Penyakit   (P2P)

 

“Diketahui saat ini tercatat 30 orang yang terinfeksi Positif HIV/Aids di tahun 2024 mulai dari anak hingga dewasa” ujar Kepala  Bidang P2P  Dinas Kesehatan Halmahera Timur Faisal Hair Senin 03/02/25

 

Dikatakan Faisal 30 Kasus HIV/Aids diketahui  setelah  penderita menjalani  pemeriksaan saat ada gajala dan keluhan

 

“Karena sekarang HIV masih stigma, jadi orang itu malu untuk berobat atau melakukan pemeriksaan sehingga  ketika sudah ada gejala penderita baru mau melakukan  pemeriksaan ” ucapnya

Baca Juga :  Ajak TNI AD Perkuat Sinergi untuk Menjaga Tanah Negara, Wamen Ossy Jadi Pembicara dalam Apel Dansatkowil

 

Faisal menjelaskan Penyebaran HIV/AIDS memang sangat sulit terdeteksi. Data yang didapatkan saat ini hanya sebagian kecil dari besarnya jumlah orang yang sebenarnya mengidap HIV/AIDS. “Banyak orang yang tidak memeriksakan dirinya karena malu atau takut sehingga angka pasti jumlah ODHA hingga saat ini tidak dapat diketahui”

 

” Inilah yang dinamakan fenomena gunung es. Peningkatan jumlah ODHA yang tajam, dan banyaknya kasus HIV/AIDS yang terdata sesungguhnya adalah kenyataan yang hanya terlihat dipermukaan saja. Masih banyak ODHA yang tidak terdeteksi hingga hari ini. Lebih dari itu, banyak ODHA yang tidak sadar bahwa saat ini dirinya terjangkit HIV/AIDS. Sambungnya

Baca Juga :  Dilantik Sultan Tidore, Berikut Nama Perangkat Adat Sangaji Bicoli

 

 

Lanjut Faisal Penularan HIV/Aids di Halmahera Timur dapat terjadi karena berbagai Faktor diantaranya seks berganti – ganti pasangan, hubungan seks  sesama jenis,Penularan dari ibu ke anak selama kehamilan, melahirkan, atau menyusui dan Mendapatkan tato di tempat yang tidak higienis dan berkualitas.

 

Faisal menambahkan 30  kasus HIV /Aids tersebut menjadi PR  yang harus segera ditanggulangi bersama antara pemerintah, masyarakat, dan Organisasi Dirinya Berharap agar masyarakat dapat memeriksa diri dan Tidak melakukan hubungan seksual, terutama bagi yang belum menikah,Bersikap setia kepada satu pasangan,Menggunakan kondom saat berhubungan seksual,Menghindari penggunaan narkoba, terutama yang menggunakan jarum suntik,Menghindari penggunaan alat pribadi bersama orang lain. Tandasnnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *